Bukan Malam Pertama

Malam pertama pernikahan kami 18 tahun yang silam merupakan malam yang mungkin tak pernah akan kami lupakan sepanjang hayat. Sebagai sepasang pengantin sudah sewajarnyalah merasakan hal-hal yang brand new dalam hidup. Tak bisa saya gambarkan dengan kata-kata atau kalimat ataupun paragraph suasana bathin kami kala itu. aku masih mudaWalaupun mungkin bisa, rasanya memang ndak perlu, karena bukan hanya kami yang merasakan suasana hati dan hidup semacam itu, pastilah setiap pasangan pengantin baru paling tidak merasakan hal yang sama dengan apa yang kami rasakan. Ketika sore mulai beranjak, getaran jantung kami terasa semakin cepat, seiring malam mulai menjelang, suasana hati semakin terasa tak menentu, bahkan waktu terasa berjalan begitu lamban, karena kami ingin cepat melalui saat-saat yang terindah dalam hidup kami tanpa harus digangu oleh fikiran akan masa-masa mendatang yang mungkin tidak seperti dibayangkan.

Sesungguhnyalah itu bukanlah malam pertama paling indah dalam hidup kami. Sejujurnyalah kami sudah melewati saat-saat yang menyenangkan jauh-jauh Ketut Masih mudasebelum kami melangkah ke ranjang pelaminan. Mungkin para pembaca bisa saya beritahu, bahwa kami sebenarnya sudah melewati masa pacaran selama kurang lebih 6 tahun sampai kami mengambil keputusan untuk menikah. Jadi selama itu pulalah sebenarnya kami sudah melakoni kisah percintaan layaknya pasangan suami istri. Kami merasa apa yang sudah kami lakukan tersebut bukanlah sebuah dosa atau sekumpulan dosa, karena kami melakoni semua itu dilandasi rasa cinta yang tulus dan sebelumnya kami sudah berjanji untuk mengambil keputusan hidup sebagai sepasang suami istri. Waktu 6 tahun lebih, memang waktu yang cukup lama untuk menjalankan hubungan bukan suami-istri, hal ini kami lakukan bukan karena kami tidak mengindahkan aturan agama dan adat yang ada. Semua itu kami lakukan hanya karena pada saat itu kami belum siap secara ekonomi dan kemantapan pshycologi.

Istri saya sekarang memang bukan cinta saya yang pertama, begitu juga saya bukan cinta pertama istri saya, tapi kami memutusakan bahwa kami masing-masing adalah cinta terakhir untuk kami. Kami memulai hubungan cina kami sekitar tahun 1987 awal, ketika saya duduk di Semester 2 FKIP Singaraja, dan istri saya kelas 1 SMA. Namun karena keadaan ekonomi pernikahanyang kurang menguntungkan, istri saya terpaksa harus memutuskan sekolahnya, dan memilih  mencari pekerjaan untuk menyambung biaya hidupnya. Mulai saat itulah kami menjalin hubungan kami sampai akhirnya kami memutuskan untuk menikah pada tahun 1993 bulan Juni. Selama kurun waktu itu, bukan tidak ada hal-hal yang membuat hubungan kami terganggu, ada… tapi syukurlah kami bisa melewatinya dengan baik, karena ternyata kami memiliki dasar karakter yang sama, yaitu tidak senang gonta-ganti pasangan. Kami bisa melewati masa-masa itu dengan baik karena dilandasi oleh rasa saling percaya, ketulusan dan kejujuran hati kami masing-masing, jujur pada diri sendiri dan jujur pada pasangan. Ada saat-saat kritis yang kami alami memang, manakala  saya pertama diangkat sebagai guru dan harus pergi ke pulau seberang… Lombok.. bagian Timur lagi. Sementara calon istri saya saat itu masih bekerja di sebuah perusahaan swasta di Kuta. Selama 3 tahun itu memang masa yang sangat kritis bagi hubungan para calon pasangan suami-istri kami, tapi syukurlah kami bisa melampoinya dengan baik dan akhirnya kami menikah juga.  Jadi begitulah, malam pertama pengantin saya itu bukanlah malam pertama yang paling menyenangkan dalam hidup kami, karena kami sudah mengalami malam-malam seperti itu pada waktu-waktu sebelumnya, tapi perlu dicatat bahwa malam itu adalah malam pertama yang membanggakan, bangga karena kami bisa melewati godaan-godaan suasana hati dengan baik sehingga pernikahan kami terlaksana.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s